Inilah Profesi High Risk Pemohon KPR

100rumahminimalis - Kredit pemilikan rumah atau KPR kini semakin menjadi pilihan banyak orang untuk membeli rumah. lewat KPR, setidaknya pembeli dapat mendapatkan rumah tanpa harus membayar lunas langsung, sehingga bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan calon pembeli.

Kini, semakin banyak rumah dijual dengan harga yang bervariasi. Di situs Online jual beli rumah seperti www.urbanindo.com misalnya, harga rumah yang dijual sangat banyak dan bervariasi, sehingga calon pembeli dapat membeli dan mengajukan KPR atas rumah pilihannya.

Inilah Profesi High Risk Pemohon KPR

Sayangnya, tersiar kabar bahwa terdapat beberapa profesi pekerjaan yang dinilai memiliki risiko tunggu jika mengajukan KPR. Hal ini membuat beberapa profesi akan lebih besar kemungkinan permohonan KPR-nya ditolak oleh bank, dibandingkan dengan profesi lain.

Sebenarnya banyak faktor yang menyebabkan permohonan KPR ditolak. Beberapa di antaranya adalah data yang tidak lengkap, riwayat kredit yang kurang baik, hingga etika pemohon. Namun, ada juga beberapa profesi yang dianggap berisiko tinggi bila permohonan KPR-nya disetujui.

Biasanya, profesi yang bekerja sendiri tanpa terikat atau memiliki perusahaan sebagai tenaga ahli seperti notaris, dokter, dan pengacara akan sulit mendapatkan KPR.  Ada pula profesi lain yang dinilai dipersulit ketika memohon KPR adalah polisi, tentara, juga pejabat. Profesi ini dinilai High rial atau berisiko tinggi ketika KPR-nya dikabulkan.

Inilah Profesi High Risk Pemohon KPR

Sebenarnya, bank tidak memilih-milih profesi yang dapat dikabulkan atau tidak KPR-nya. Bank akan membuat perhitungan apakah calon nasabah memiliki sejarah kredit yang baik dan dinilai mampu untuk membayar kredit, jika diterima KPR-nya.

Hanya saja, bank memiliki catatan bahwa ada beberapa profesi yang dinilai berisiko. Ini bisa jadi adalah catatan dari banyak profesi yang ternyata profesinya sering macet ketika KPR-nya dikabulkan. Jadi, bank akan sedikit menaikkan standar ketentuan KPR sebelum mengabulkan KPR untuk profesi tertentu.

Bank sendiri tidak memiliki kewajiban untuk menjelaskan tentang detail penolakan KPR. Hal ini tercantum dalam kebijakan umum setiap bank. Ini dilakukan guna menghindari adanya manipulasi data oleh nasabah. Jika nasabah mengetahui alasan penolakan KPR, bisa jadi nasabah akan modifikasi data dirinya agar KPR diterima.

Ada beberapa alasan Yan bisanya menjadi alasan utama KPR ditolak. Alasan seperti dokumen yang tidak memenuhi syarat, masuk dalam blacklist atau memberikan informasi palsu, tidak bisa atau sulit dihubungi, dan sejarah kredit yang kurang baik menjadi alasan utama yang biasanya membuat bank menolak permohonan KPR.

Baca juga :
Warna Desain Interior Kamar Rumah & Lemari Modern Minimalis
Model Pintu, Ruang tamu, teralis, jendela serta Kanopi minimalis
Foto, Model, Denah, Desain Rumah & Ruko Minimalis 2 Lantai


Inilah Profesi High Risk Pemohon KPR | Wadi Son | 5

0 komentar :

Poskan Komentar