5 Tips Yang Harus Di Cek Kelengakapan Surat Sebelum Membeli Rumah Minimalis

5 Tips Yang Harus Di Cek Kelengakapan Surat Sebelum Membeli Rumah Minimalis - Belakangan ini, rumah menjadi sebuah komoditas yang sering direbutkan oleh seseorang, terutama untuk mereka yang tinggal di daerah perkotaan padat penduduk. Apalagi jika ada rumah baru maupun rumah bekas yang dijual dengan harga yang cukup murah, pasti banyak orang yang akan berbondong-bondong kesana merebutkannya.

5 Tips Yang Harus Di Cek Kelengakapan Surat Sebelum Membeli Rumah Minimalis

Namun ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum membeli rumah, jangan karena alasan harga jualnya murah sehingga membuat anda khilaf dan melupakan hal yang sangat penting dari rumah tersebut, yakni kelengkapan surat mengenai rumah tersebut.

Berikut ada beberapa kelengkapan surat yang harus anda cek dulu sebelum membeli rumah, agar nantinya anda tidak menyesal atau mendapat masalah.

Surat kepemilikan Tanah
Di Indonesia ada beberapa jenis surat kepemilkan tanah, namun yang disarankan ada 3 jenis surat yang menjadi kelengkapan akan membeli rumah, yakni Sertifikat Hak Milik (SHM), Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), Sertifikat Hak Pakai (SHP).

Jika bisa, silahkan anda membeli rumah minimalis yang sudah memiliki SHM, sebab SHM ini merupakan sertifikat kepemilikan tertinggi yang memiliki kekuatan hukum dan tidak bisa kadaluwarsa. Sementara untuk SHGB dan juga SHP harus diperpanjang setiap 15 hingga 20 tahun sekali.

AJB Terakhir
Akta Jual Beli (AJB) merupakan bagian dari SHM tadi. Pada sertifikat ini memuat keterangan mengenai transaksi jual beli rumah terkahir yang terdapat dalam SHM tadi. Pastikan sertifikat ini telah dikeluarkan oleh notaris yang telah menjadi saksi dari transaksi tersebut.

Sertifikat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sertifikat ini telah diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat, pemilik rumah yang tidak memiliki IMB maka nantinya akan dikenakan denda sebesar 10 persen dari nilai bangunan tersebut, dan bahkan yang lebih parahnya bisa dibogkar.

Hal yang perlu diperhatikan dari IMB ini adalah luas bangunan yang ada dengan sertifikat tersebut harus sama, apabila ada kesalahan maka harap segera diperbarui lagi agar sesuai dengan kenyataanya.

Surat PBB
Surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) diperlukan untuk melihat bahwa pemilik rumah sebelumnya yang hendak kita beli memang sudah taat dalam membayar PBB tiap tahunnya. Selain surat PBB, mintalah juga menyediakan tanda bukti pembayaran PBB tersebut.

Bukti pembayaran tagihan

Saat hendak membeli rumah, anda juga wajib memperhatikan bukti pelunasan tagihan dari pemilik rumah lama, seperti tagihan telepon, listrik, hingga PDAM.

Baca juga :

5 Tips Yang Harus Di Cek Kelengakapan Surat Sebelum Membeli Rumah Minimalis | Wadi Son | 5

0 komentar :

Poskan Komentar